Langsung ke konten utama

BEDA-BEDA TIPIS

Kali ini aku akan menceritakan beberapa hal yang memunyai arti “beda-beda tipis” tergantung cara kita memandangnya, positif atau negative.

  1. PUJIAN/PENGHINAAN
Bagiku, tidak semua pujian bermaksud untuk memuji, dan tidak semua penghinaan bermaksud untuk menghina. Jika kita berpikiran positif, pujian akan tetap jadi pujian, dan penghinaan sehina apapun akan berarti pujian. Disisi lain jika berpikiran negative, penghinaan akan tetap jadi penghinaan, dan pujian dengan kata-kata mutiara pun akan menjadi penghinaan. Misal dalam suatu kasus pekerjaan, ada sesorang yang berkata, ”kamu hebat, bisa menghandle pekerjaan itu”.Mungkin maksud orang itu baik, dia memuji. Tapi belum tentu yang aku pikirkan itu adalah memuji, karena yang aku pikirkan adalah aku gagal dalam melakukan itu. Nah.. pikiran inilah yang membuat bentuk pujian menjadi penghinaan. So.. pujian dan penghinaan itu mempunyai maksud yang sama atau berbeda tergantung cara kita memandangnya. Negative atau positif.

  1. MOTIVASI/BENCI
Langsung saja aku kasih satu contoh kasus. Ada seorang temanmu yang udah punya mobil sendiri, rumah sendiri, dan jabatan yang tinggi dalam kantornya. Jika aku menjadikanya motivasi (positif) maka aku berpikiran aku ingin menjadi seperti dia atau dalam arti lain kalo dia bisa kenpa aku enggak. Jika aku berpikiran negative (benci), aku akan membencinya karena dia mempunyai sesuatu  yang lebih dariku. Kebencian inilah yang memotivasiku untuk ingin lebih dari dia. Intinya kebencian terhadap seseorang bisa menjadi motivasi. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SIFAT DAN PERASAAN

Baik, langsung saja ke intinya. Apakah orang dengan sifat yang sama mampu mengetahui apa yang dirasakan satu sama lain? Saya akan mencontohkan diri saya sendiri, saya orang dengan sifat cuek. Dan ketika ada orang lain yang mempunyai sifat cuek seperti saya, ada perasaan dimana saya tau apa yang orang itu rasakan sama seperti apa yang saya rasakan. Apakah ini hanya perasaan mengada-ngada atau memang benar apa adanya?

MEMILIH YANG BENAR DIANTARA YANG BENAR

Pilih Yang Mana? Ketika dihadapkan oleh misalnya dua pernyataan yang beda dan saling bertentangan namun dari dua pernyataan tersebut berisi alasan yang mendukung yang sama-sama kuat. Maka menurut saya logika disini tidak bisa dipakai, karena dua pernyataan itu dua-duanya benar menurut logika. Maka jalan terakhir yang dilakukan adalah memilih berdasarkan hati. Mana yang sesuai dengan hati kita dan mana yang cocok dengan hati kita.